Kalau kamera Tiandy mengalami IP conflict (alamat IP ganda dengan perangkat lain di jaringan), biasanya ditandai kamera tidak bisa ditambahkan ke NVR atau statusnya tidak stabil. Berikut langkah mengatasinya:
🔎 1. Identifikasi IP yang bentrok
-
Gunakan software Tiandy IP Tool / Config Tool di komputer.
-
Tool ini akan mendeteksi semua perangkat Tiandy di jaringan, termasuk IP yang sama.
-
Bisa juga cek via Command Prompt:
ping 192.168.1.xxx
lalu ketik
arp -a
→ untuk melihat perangkat mana yang pakai IP tersebut.
⚙️ 2. Ganti IP Kamera Secara Manual
-
Buka Tiandy IP Tool → pilih kamera → klik Modify IP.
-
Tentukan IP unik yang masih kosong.
Contoh: NVR = 192.168.1.100 → Kamera bisa 192.168.1.201, 202, dst.
-
Pastikan Subnet Mask & Gateway sesuai dengan jaringan (umumnya 255.255.255.0).
🛠 3. Atur Mode IP Kamera
-
Pastikan kamera tidak dalam mode DHCP (otomatis ambil IP), karena bisa berubah-ubah dan konflik.
-
Set kamera ke Static IP.
🌐 4. Cek di Sisi NVR
-
Login ke NVR → Device Management → periksa daftar kamera.
-
Kalau ada kamera dengan IP sama, hapus dulu salah satunya, lalu tambahkan ulang dengan IP baru.
🔄 5. Restart & Uji Koneksi
-
Setelah IP diganti, restart kamera.
-
Coba ping IP baru untuk pastikan sudah bisa diakses.
-
Tambahkan kembali ke NVR menggunakan IP & password yang benar.
💡 Tips Pencegahan
-
Buat daftar IP plan (misalnya IP kamera mulai 192.168.1.200 ke atas).
-
Gunakan DHCP server hanya untuk perangkat non-kamera (HP/laptop), kamera sebaiknya pakai Static IP.
-
Kalau banyak unit, sebaiknya setting IP kamera satu per satu sebelum dipasang di jaringan utama.



DVR / NVR
Aksesories CCTV